Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Dasar Elektronika yang Wajib Diketahui untuk Pemula

7 Dasar Elektronika yang Wajib Diketahui untuk Pemula

ONSOLDER
- Mempelajari elektronika memiliki beragam tujuan, seperti mendapatkan ilmu pengetahuan, menjadi tukang reparasi, atau sekadar hobi. Namun, untuk benar-benar menguasai materi ini, perlu menyatukan ketiga tujuan tersebut menjadi satu komposisi yang siap diracik menjadi lebih menarik. Sebelum mempelajari aspek yang lebih mendalam, kita perlu menguasai pengetahuan dasar elektronika terlebih dahulu. Sebab, mempelajari dasar merupakan langkah awal yang penting dalam membangun pengetahuan yang kuat. Dalam mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia servis elektro, terdapat beberapa hal yang harus dipelajari dan dipersiapkan terlebih dahulu.

1. Mengenal Arus dan Tegangan Listrik

Dalam analogi elektronika, arus dan tegangan dapat diibaratkan sebagai air yang siap digunakan sebagai sumber kehidupan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami kedua konsep ini.

Arus listrik merupakan jumlah muatan listrik yang mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu dan diukur dalam satuan Ampere. Arus dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu arus AC yang bolak-balik dan arus DC yang memiliki dua muatan yaitu positif dan negatif.

Tegangan listrik, di sisi lain, adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik yang diukur dalam satuan volt. Tegangan mengukur energi potensial dari medan listrik yang menyebabkan adanya aliran listrik dalam konduktor listrik. Keduanya sangat terkait, sehingga sering kali orang menyebut suatu tegangan terdapat arus di dalamnya.

2. Memahami Komponen Dasar

Dalam topik ini, kita akan belajar tentang berbagai jenis komponen dalam elektronika. Komponen dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu aktif dan pasif. Komponen aktif adalah yang memberikan penguatan atau mengarahkan aliran arus listrik, seperti transistor, diode, dan IC. Sementara itu, komponen pasif berfungsi sebagai pendukung komponen aktif dan memiliki sifat menghambat, memfilter, menstabilkan, dan jenis arus. Beberapa contoh komponen pasif antara lain resistor, elko, dan kapasitor.

3. Memahami Simbol-simbol Komponen

Dalam rangkaian, simbol komponen sangat penting karena berkaitan dengan gambar skema rangkaian. Jika kita tidak memahami simbol dengan benar, kita akan kesulitan memahami skema rangkaian. Faktor penting dalam topik simbol komponen adalah memahami simbol dari komponen dasar aktif dan pasif. Simbol gambar komponen aktif mencakup transistor, IC, dioda, kaki IC, dan lain-lain. Simbol gambar komponen pasif mencakup resistor, kapasitor, elko, lilitan, dan lain-lain. Selain simbol dalam gambar skema, terdapat beberapa simbol pada badan komponen seperti warna, angka, nomor seri, huruf, dan merek yang juga perlu dipahami.

4. Memahami Gambar Skema Rangkaian

Untuk memahami gambar skema rangkaian, hal pertama yang perlu diketahui adalah simbol komponen. Setelah mengenal simbol komponen, langkah selanjutnya adalah memahami gambar skema rangkaian. Kedua hal ini saling terkait dan penting untuk dipahami dalam mempelajari rangkaian elektronik.

5. Penggunaan AVO Meter

Penggunaan AVO meter sangat penting dalam dunia elektronika karena memiliki banyak fungsi vital. AVO meter juga dikenal sebagai tester atau multimeter. AVO sendiri merupakan singkatan dari ampere, volt, dan ohm, sehingga alat ini dapat digunakan untuk mengukur arus, tegangan, dan hambatan. Jika Anda mempelajari kelistrikan, maka AVO meter akan menjadi alat yang sering digunakan.

6. Pengukuran Komponen

Keenamnya berkaitan dengan multimeter dan komponen. Seperti yang sudah diketahui, pengukuran selalu memerlukan alat. Oleh karena itu, memahami pengukuran komponen dasar merupakan hal yang sangat penting dalam pembelajaran elektronika. Ketika Anda telah memahami dan terjun ke dunia elektronika, Anda akan menyadari betapa pentingnya pengukuran komponen dasar yang telah Anda pelajari sejak awal.

7. Mengenal Blok dalam Rangkaian

Untuk memahami blok dalam rangkaian, pertama-tama Anda perlu memahami satu per satu. Mulai dari rangkaian power supply yang penting dipahami terlebih dahulu karena selalu ada dalam mesin elektronik. Setelah Anda memahami PSU, kemudian Anda bisa mempelajari beberapa blok lainnya yang ada dalam mesin elektronik dengan fungsi yang berbeda-beda. Selanjutnya, Anda bisa mempelajari rangkaian amplifier yang berfungsi sebagai penguat sinyal, terutama Amplifier audio yang sangat dasar dan sering digunakan dalam perangkat elektronik. Selanjutnya, Anda bisa mempelajari tentang radio dan hubungannya dengan sinyal. Setelah memahami sistem radio, maka dasar dari sistem sinyal pun sudah didapatkan.

Kesimpulan

Untuk memahami dasar-dasar materi elektronika, terdapat lebih banyak hal yang perlu dibahas secara lebih rinci, selain yang telah saya sebutkan sebelumnya. Namun, yang perlu diingat adalah gambaran umum ini dapat menjadi panduan bagi Anda yang ingin belajar di bidang elektronika dan mengembangkan pengetahuan sendiri.

Mempelajari elektronika membutuhkan ketekunan dan tekad yang kuat. Semua tergantung pada tujuan masing-masing. Jika hanya ingin menambah wawasan ilmu pengetahuan, hal itu berbeda dengan kenyataan. Materi elektronika memang rumit jika hanya dibaca tanpa adanya praktek.

Jika tujuannya adalah menjadi seorang tukang reparasi elektronika, maka akan lebih mudah jika lebih banyak melakukan praktek daripada sekadar membaca materi. Elektronika bisa dikatakan sebagai bidang yang tidak selalu sejalan antara materi dan praktek. Saya sendiri, sebagai seorang tukang reparasi berbagai macam barang elektronik, merasakan hal tersebut. Pengalaman adalah guru terbaik daripada hanya sekadar membaca materi. Saya masih ingat ketika saya belajar di bangku sekolah elektronika, guru saya mengatakan bahwa materi teknik akan lebih mudah dipahami jika diisi dengan 75% praktek dan 25% materi. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin memulai atau ingin menjadi ahli reparasi elektro, saya sarankan untuk mempelajari dasar-dasar materi dan langsung terjun ke praktek, dengan bimbingan materi. Ratusan pertanyaan akan menanti Anda untuk dijawab melalui praktek dan didukung oleh materi yang ada.

Itulah gambaran singkat mengenai dasar-dasar materi elektronika, yang dapat menjadi referensi bagi Anda untuk memahami bidang ini.