Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Belajar Memahami Power Suplai untuk Pemula

belajar power suplai

Sedikit cerita pengalaman saya merakit power supai pernah mengalmi Kegagalan karena ketidak tahuannya akan aspek elektronik dasar, sehingga hanya rakit ,sambung sana sini, akibatnya, elko meledak, tidak keluar tegangan, bahkan bisa merusak penrangkat yang disuplay.

Kejadian tersebut tepatnya Lima tahun lalu ketika belajar membuat power suplai, untuk menyupaly perangkan elektronik dengan tegangan 12 volt misalnya untuk menyuplay, keyboard,radio,kipas mini, dan yang lainnya.

Maka dari itu saya bercerita ini agar menjadi pelajaran bagi yang belajar membuat power suplai untuk tegangan 12 volt. Berikut merupakan beberapa hal yang bisa anda petik dari apa yang saya dapatkan pada saat pertama kali belajar mengenai merakit kompoen.

1. Trafo

Menggunakan trafo memiliki beberapa output, misalnya menggunakan ct maupun non ct, mesti penggunaannya harus ada beda. mungkin bisa sama namun kinerja yang dikeluarkan akan berbeda.
Baca juga: cara merakit power suplai simetris(CT) IC 7815
Output 32 v,25v,18v,12v,5v, ini adalah output tegangan AC. Misalkan yang kita gunakan dari out trafo adalah 12 volt AC, maka ketika dirubah menjadi DC akan mengalami kenaikan tegangan menjadi 15 volt DC.

Itu artinya tidak bisa hanya mengandalkan output dari trafo sebagai acuan, kita meski menggunakan alat ukur untuk menentukan tegangan DC.

2. Dioda

Ada banyak ukuran dan jenis dioda, namun fungsinya sama, yaitu menyearahkan tegangan bolak balik (AC) menjadi arah positif dan arah negative. 

Ada beberapa sistem yang digunakan untuk merakit dioda, dan yang sering digunakan dalam trafo konsvensional adalah sistem dioda bridge, yaitu menggunakan 4 dioda untuk menyearahakan tegangan , biasanya dioda akan dipasang bersilang sehingga tegangan seimbang. 

Adapun yang menggunakan sistem jembatan yaitu pada sistem power supai swithing, atau sering kita kenal dengan SMPS. Perakitan dioda disesuaikan masing masing sistem yang digunakan.

3. Elco

Elco berperan penting di manapun termasuk di sekunder power suplay. 

Elco bertugas untuk memfilter tegangan dan menyetabilkan tegangan . Perakitan elco ini harus ada aturan yang harus dipatuhi, yaitu polarits tidak boleh terbalik, batas maksimal tegangan harus tepat, dan nilai yang sesuai.

Maka dari itu perlu mengetahui fungsi elko dalam elektronika agar tidak salah dalam menerapkan komponen elco. Akibat tidak mematuhi aturan aturan dalam memasang elco, hal terburuk adalah elco bisa meledak.

4. Output

Tujuan dari merakit power suplay adalah untuk menurunkan teganan dari 220v listrik PLN ke tegangan yang lebih rendah menggunakan sistem stepdown, mulai dari trafo, ataupun sistem switching power suplay.

Output harus sesuai dan tepat, apabila tidak tepat dapat merusak rangkaian yang akan disuplay. misal hnya ingin menggunakan tegangan 12 volt namun output ternyata 14-15 volt. maka di sini harus menurunkan tegangan 14 volt menjadi 12 volt.

Bagiaman cara menurunkan tegangan.?

Salah satu caranya adalah menggunakan ic 7812. Selain itu juga bisa menggunakan dioda zener apabila arus yang digunakan kecil.

artikel terkait: cara merakit power suplay menggunakan ic 7812(12volt)

Tentu untuk pemula, yang menggunakan ic adalah pilihan, seperti halnya pada saat mempelajari elektronika dasar.

demikian semoga bermanfaat!!