Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

4 Penyebab Tinol tidak Menempel di Objek saat di Solder (Teknik Solder)

solder tidak panas tinol tidak nempel

Mengapa timah/tinol tidak nempel pada objek yang di solder?  Apa Penyebab solder tidak panas? Kenapa solder lama dalam melelehkan tenol?

Oke disini saya akan mengutarakan berdasarkan apa yang saya alami mengenai solder menyolder,  sebagian orang tidak mengetahui tentang hal ini.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja solder yang menyebabkan tidak menempel pada objek. Diantaranya:

1. Daya Solder

Daya solder menentukan seberapa panas sebuah solder. Beberapa orang tidak menyadari ketika akan memebeli solder berdasarkan kebutuhan. Misalkan saja untuk menyolder plat tembaga yang lebar, kita butuh sebuah solder yang memilki daya watt besar, sehingga ketika digunakan untuk menyolder plat tembaga yang tebal dan lebar bisa melelehkan timah dan tidak cepat membeku. Ketika menggunakan solder dengan daya yang tinggi, panas dari solder tidak cepat terserap ke plat tembaga sehingga tinol tetap akan meleleh dan tidak cepat kering.

2. Mata solder

Dengan menggunakan mata solder yang memilki lapisan alumunium akan lebih cepat melelehkan timah atau tenol. Alumunium adalah penghantar panas yang baik.

Harga kisaran untuk mata solder yang bagus antara 10k sampai dengan 50k tergantung kualitas. Namun menggunakan 10 ribu saja sudah mampu untuk melelehkan timah secara merata, dibandingkan menggunakan mata solder dari bawaan solder saat membeli baru, terutama saat membeli solder seharga dibawah 20 ribu.

3. Objek kotor

Jika objek yang ingin disolder memilki karat, mengakibatkan objek tidak bisa disolder. Oleh karena itu anda perlu membersihkan karat pada objek yang ingin disolder. Misalnya saja pada kabel yang berkarat. sebagian orang memaksakan untuk menyolder hingga akhirnya kabel malah menghitam karena timah tidak bisa menempel sedikitpun. Bersihkan menggunakan cutter agar timah bisa menempel.

Ada beberapa kabel memang yang tidak bisa ditempeli dengan timah, terutama kabel yang tidak memilki kandungan tembaga dan tumbuh jamur pada serabut kabel. Kabel tembaga jika sudah berjamur akan sulit sekali di solder meskipundengan daya solder 100 watt sekalipun jika tidak dibersihkan menggunakan amplas atau sejenisnya.

4. Solder rusak

Solder rusak ditandai lama untuk bisa menghasilkan panas. Kerusakan solder biasanya disebabkan oleh kerusakan elemen yang menjadi komponen utama sebuah solder.

Untuk memperbaiki solder tidak panas anda bisa mencari di toko komponen elektronik yaitu namanya elemen solder. Sesuaikan daya, dari 30 watt sampai 60 watt maksimal untuk kebutuhan komponen elektronik.
Sedangkan untuk yang lain misalnya untuk digunakan menyolder tembaga besar bisa menggunakan ukuran 100 watt. dan ini tidak diperuntukan untuk barang elektronik, Solder daya 100 watt ini biasanya untuk solder kabel besar.

Hati hati saat menggunakan solder karena solder bisa nyetrum 

Apabila terjadi kerusakan pada elemen solder, bisa saja menyebabkan solder nyetrum. Hal ini biasanya disebabkan oleh kerusakan isolator menempel pada body solder, sehingga menyebabkan solder nyetrum.

Ini sering dialami pada solder yang telah diganti elemen. Ketika tidak benar dalam mengganti elemen kemungkinan untuk nyertrum bisa terjadi. Kualitas elemen yang digunakan bisa saja berpengaruh , oleh sebab itu kita perlu elemen yang berkualitas dan berhati-hati saat memasang isolator elemen untuk menghindari solder nyertrum

Itulah beberapa fakta mengenai solder, dimana tidak semua barang bisa direkatkan dengan tinol jika salah mengaplikasikan solder tidak pada tempatnya dan salah dalam menggunakan solder.
Semoga bermanfaat.