Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Urutan Instalasi Sound System Sederhana 2 way dan 3 way

Ada berbagai Macam sistem menejemen dalam instalasi sound profesional maupun sekelas rumahan. Tentu semua itu tergantung kebutuhan dan tentunya kualitas produksi audio yang dihasilkan maksimal. 

Banyak model urutan instalasi sound sistem yang baik dan benar. Pengetahuan dasarnya kita mengambil dari hal sederhana seperti speaker aktif. Kita mengenal dasar pengolah audio berupa tone kontrol bass, midle dan tribel. Sistem ini menjadi dasar untuk dikembangkan pada level sistem audio yang lebih tinggi. 

Pada level yang lebih tinggi, kaitannya dengan pengolahan audio yang dihasilkan. Profesional sound audio akan membutuhkan banyak perangkat untuk mengolah suara lebih detail daripada hanya membunyikan musik. Membutuhkan perangkat pengolah frekuensi bukan hanya mendefinisakn tiga level bass, midle dan tribel. Ketiga jenis frekuensi tersebut dipecah lagi menggunakan beberapa perangkat agar ketika sudah sampai pada penguatan amplifier suara sudah jernih dan jelas untuk di dengar. 

Kebutuhan untuk menghilangkan suara yang tidak diinginkan pada tingkatan profesional sangat dibutuhkan di lapangan, sehingga alat yang dibutuhkan akan lebih banyak daripada hanya menggunakan sistem sederhana. Bagi pengguna yang ingin irit dalam instalasi sound sistem cukup gunakan satu alat menejemen speaker berupa Driverack .Kekurangan jenis driverack kadang pada pengaturan level frekuensi yang kurang fleksibel, oleh karena itu anda perlu equalizer. 

Dengan menggunakan perangkat equalizer pengaturan lebih mudah karena menggunakan sistem masih analog, sedangakan menggunakan driverack sudah menggunakan digital sehingga ketika satu ketika membutuhkaan kompres pada satu frekuensi harus repot membuka menu. Sedangkan ketika menggunakan equaliser manual lebih simple. Selebihnya pada menejemen speaker anda bisa lebih menakanakan pada pembatan frekuensi sesuai menejemen speaker yang anda gunakan. 

Instalasi sound sistem 2 Way

Urutan Instalasi Sound System yang Baik
Urutan mixer-EQ-Ampli-Speaker

Instalasi dengan menggunakan dua jenis frekuensi Low dan High tidak menggunakan sistem midle sebagai filtering di crossover aktif. Instalasi ini sering digunakan pada instalasi sound rumahan atau beberapa kebutuhan sound sistem. Kelebihan dari instalasi ini lebih hemat perangkat dan space. Instalasi ini diperuntukan untuk sedikit speaker. Pada level midle anda bisa menggunakan crossover pasif agar lebih efektif. Hal ini tergantung pada selera karena menggunakan speaker 10, inc ,12 inci dan 15 inci memilki perbedaan karakter yang ingin di tonjolkan. Midle dan high akan di masukkan pada speker atas. sedangkan low dan mid low akan disertakan pada speaker 15 inci. 2 way akan cocok menggunakan kolaborasi spaker 10 inci, 12, inci dan 15 inci. Efektifnya bisa menggunakan speaker dengan kolaborasi 12inci 2x dan 15 inci x1. Atau bisa menggunakan 15 inci 1x dan 10 inc 2x. Kemudian hanya memsanga crossover pasif pada bagian twieeter. 

Instalasi  sound sistem 3 way

Instalasi sound system 3 way

Instalasi kelas 3 way biasanya sudah masuk ke dalam kategori profesional sound system lapangan. Karena dalam instalasi kelas lapangan menggunakan power ampli lebih banyak. Tentu ini akan memudahkan dalam menejemen speaker yang dingingkan. Instalasi 3 way terkadang bisa di bilang 4 way, hal ini karena pada bagian tweeter belum masuk ke dalam way. Mneggunakan driverack bahkan bisa menejemen lebih banyak dari 4 way karena sistem keluaran bisa diataur lebih flexybel dari driverack. 

Kunci dari urutan instalasi sound system sederhana ini adalah pada menejemen speaker atau pada perangkat Driverack. Karena di dalam perangkat tersebut sudah ada untuk fasilitas eq dan juga pembagian crossover aktif. Sedangkan yang tidak menggunakan sistem tersebut bisa menggunakan crossover aktif dan juga eq yang di kolaborasi seperti driverack. 

Urutan instalasi sound sistem sebenarnya bisa menjadi selera dari masing-masing sound enginer maupun operator. Dalam sistem terkadang mengacu pada ketersediaan perangkat yang ada. Tentu kelas profesional lebih mengutamakan kualitas meskipun perangkat yang digunakan harus dibayar mahal sekalipun. Namun disisi lain Kita yang memilih untuk meminimalisir biaya kebutuhan aksesoris audio tentu hanya memenuhi kebutuhan utama. Membuat sistem menejemen sesimple mungkin untuk efisiensi namun berkualitas. 

Gambar tersebut merupakan dua dasar instalasi untuk dikembangkan kemungkinan di palangan membutuhkan lebih banyak perangkat pendukung agar suara yang dihasilkan lebih maksimal.