Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ciri-Ciri Kerusakan LNB Parabola: Cara Mengetahuinya dan Solusinya

Ciri-Ciri Kerusakan LNB Parabola Cara Mengetahuinya dan Solusinya

Pahami ciri-ciri kerusakan LNB parabola dan cara mengatasinya. Jangan bingung lagi saat tracking sinyal parabola.

ONSOLDER - Terkadang, saat melakukan tracking sinyal parabola, kita dapat mengalami kesulitan menentukan apakah LNB parabola yang bermasalah. Namun, dengan memahami ciri-ciri kerusakan LNB parabola dan melakukan langkah-langkah uji coba, kita dapat mengatasi masalah tersebut.

Sebelum mulai tracking, pastikan sistem program dan instalasi parabola telah dilakukan dengan benar. Penting untuk memahami jenis LNB yang digunakan dan pengaturan receiver agar tidak terjadi kesalahan dalam instalasi dan mencegah kerusakan pada LNB.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri kerusakan LNB parabola yang perlu diperhatikan:

1. LNB Mati/Rusak: Ketika LNB dihubungkan langsung ke receiver tanpa menggunakan switch (dseg) dan 22k, intensitas sinyal akan menunjukkan 0%. Jika LNB dalam keadaan baik, intensitas sinyal akan di atas 70%.

2. LNB Short Circuit: Jika LNB mengalami hubung singkat, saat dihubungkan ke receiver akan menyebabkan receiver hanya standby dengan bunyi "ciiiit."

Selain itu, terkadang sinyal dalam keadaan normal namun LNB bermasalah, khususnya pada parabola yang menggunakan switch. Jika polaritas vertikal atau horizontal di LNB mati, salah satu polaritas tidak dapat ditangkap oleh receiver.

Untuk memastikan apakah LNB masih berfungsi dengan baik, lakukan uji coba berikut:

1. Periksa bagian konektor, kabel, dan receiver.

2. Ganti switch/dseg jika menggunakan switch.

3. Uji LNB dengan menggunakan receiver satu LNB yang tidak tertanam 22k.

4. Jika menggunakan 22k tertanam di LNB, posisikan pada keadaan "on" untuk menguji kerusakan 22k.

5. Pastikan tidak ada kerusakan pada switch/dseg dan 22k, jika tidak, kemungkinan besar LNB yang bermasalah.

Selain itu, perhatikan juga pengaturan LNB agar tidak terjadi pergeseran sudut yang menyebabkan salah satu polaritas tidak tertangkap oleh LNB.

Ingat, pengalaman dan pemahaman teknisi parabola mungkin berbeda, jadi teliti dan pastikan sebelum menyimpulkan bahwa LNB parabola yang bermasalah.

Jadi, dengan memahami ciri-ciri kerusakan LNB parabola dan langkah-langkah pengujian yang tepat, Anda dapat mengatasi masalah sinyal parabola dengan lebih efektif. Hindari juga menghubungkan konektor receiver ke parabola ketika receiver menyala untuk mencegah kerusakan pada LNB.

Jangan ragu untuk bertanya atau menambahkan informasi mengenai topik ini di komentar di bawah. Semoga artikel ini membantu Anda mengatasi masalah dengan LNB parabola. Selamat mencoba!