Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Memperbaiki Amplifier Yiroshi R 10 Ohm yang Terbakar Terus

ONSOLDER - Beberapa hari terakhir, saya telah mendapatkan proyek perbaikan amplifier Sound Blaster dengan daya 1250 watt. Driver Sound Blaster ini sebenarnya merupakan adaptasi dari driver Yiroshi. Setelah saya membandingkannya dengan skema amplifier Yiroshi, ternyata keduanya sangat mirip tanpa modifikasi pada sistem kerjanya. Driver Yiroshi adalah amplifier tiga tingkat yang sangat kuat, bekerja pada tegangan tinggi sebesar 70V. Suara yang dihasilkan cenderung ke nada low bass yang empuk dan fleksibel untuk berbagai jenis frekuensi. Bahkan saat digunakan pada tegangan rendah, suara yang dihasilkan tetap jernih tanpa distorsi. Dengan demikian, saya menyimpulkan bahwa driver Yiroshi juga dapat bekerja dengan tegangan rendah.

Tentu saja, sebuah amplifier memiliki kelebihan dan kelemahan. Salah satu kelemahan driver ini adalah borosnya transistor final. Hal ini wajar, mengingat driver ini bekerja pada tegangan tinggi dan menggunakan sistem tiga tingkat. Jika transistor tidak cukup kuat, kemungkinan besar akan rusak saat digunakan secara intensif. Untuk mengatasi masalah ini, jumlah transistor dapat ditambah sebagai penguat akhir untuk mengurangi beban transistor final, dan resistor pembatas dapat ditambahkan pada bagian basis transistor final.

Kali ini, permasalahan yang muncul adalah terbakarnya resistor ukuran 10 ohm 1 watt. Gejala yang timbul adalah panasnya resistor 10 ohm ini jika digunakan dalam jangka waktu lama, bahkan hingga mengeluarkan asap, meskipun amplifier tetap berfungsi normal tanpa cacat audio.

Resistor ukuran 10 ohm 1 watt pada driver jenis Yiroshi ini berfungsi sebagai resistor pembatas tegangan untuk menyuplai transistor op-amp 2N1555 dan 2N1504. Oleh karena itu, jika terjadi masalah di sekitar transistor tersebut, resistor ini seringkali terbakar.

Namun, pandangan saya tidak sesuai dengan fakta yang ada. Resistor 10 ohm 1 watt terbakar bukan karena transistor driver yang bermasalah, tetapi penyebabnya sungguh mengejutkan karena ada sesuatu yang saya tidak sadari sebelumnya. Ternyata, terdapat gangguan tegangan pada bagian negatif sumber daya power amplifier. Setelah saya melakukan pengukuran tegangan positif dan negatif secara simetris, selisih tegangan antara keduanya sekitar 10 volt. Penyebabnya adalah kapasitor primer yang kering pada bagian negatif.

Saya mengira kerusakan ini disebabkan oleh transistor final, tetapi ternyata permasalahan ini hanya sepele, yaitu karena kapasitor 10000 uF pada bagian tegangan negatif yang kering.

Demikianlah sedikit pengalaman saya dalam memperbaiki driver power Yiroshi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang memiliki masalah serupa.